“TEKANAN
OSMOTIK PADA WORTEL”
D
I
S
U
S
U
N
NAMA : MUAIZAH FAJAR
MEILINA
KELAS : XII. IPA 4
GURU MATA PELAJARAN :
ZULMAHDI MUHI,S.Pd, M.Pd
DINAS PENDIDIKAN NASIONAL
SMA N 1 SEKAYU
TAHUN AJARAN 2014/2015
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Tumbuhan memiliki membran selektif permeabel (semipermeabel) pada akarnya
sehingga memungkinkannya untuk melakukan proses osmosis. Membran
semipermeabel adalah selaput pemisah yang hanya dapat dilalui oleh air
dan molekul-molekulnya.
Sedangkan osmosis adalah
peristiwa perindahan molekul dari larutan berkonsentrasi rendah ke larutang
berkonsentrasi tinggi. Agar mudah mengamati proses ini kami menggunakan bahan
wortel dan garam sehingga mudah untuk mengamatinya.
1.2 Rumusan Masalah
Mengapa garam dalam wortel mencair ?
1.3 Hipotesis
Karena wortel memiliki membran semipermeabel sehingga air dapat merembes masuk
ke dalam wortel dan bercampur dengan garam sehingga gula dalam wortel mencair.
1.4 Tujuan
Untuk
memahami proses terjadinya peristiwa osmosis (perpindahan molekul dari larutan
berkonsentrasi rendah ke larutan berkonsentrasi tinggi)
BAB II
LANDASAN TEORI
Pada membran sel terikat protein yang menembus maupun yang berada di luar
permukaan. Pernyataan ini berdasarkan atas penemuanS.J Jinger dan G.
Nicholson pada tahun 1972 tentang teori membran yang dikenal
sebagai model mozaik fluid. Dengan melihat strukturnya membran
bukan hanya sebagai pembatas suatu sel, tetapi lebih kompleks lagi karena
membran memiliki kegunaan lain seperti berperan dalam lalu lintas keluar
masuknya sel.
Transportasi molekul yang menuruni gradien konsentrasi disebut dengan transportasi
pasif, sedangkan transportasi molekul yang melawan gradien konsentrasi
disebut transportasi aktif. Molekul-molekul yang berukuran besar
dalam proses transportasinya melibatkan pelekukan membran sel sehingga
membentuk suatu vesikula. Transportasi aktif meliputi proses pompa ATP,
eksositosis, dan endositosis. Adapun transpor pasif meliputi proses difusi,
osmosis, dan difusi terbantu.
Transpor pada membran tergantung pada ukuran molekul dan konsep zat yang
melewati membran sel tersebut molekul-molekul yang berukuran kecil dapat
melalui membran sel dengan dua cara, yaitu :
·
Konsentrasi
tinggi konsentrasi rendah (difusi)
·
Konsentrasi
rendah konsentrasi tinggi (osmosis)
Osmosis merupakan proses perpindahan molekul-molekul pelarut (air)
dari konsentrasi pelarut tinggi ke konsentrasi pelarut yang lebih rendah
melalui membran diferensial permeabel. Contoh peristiwa osmosis adalah kentang
yang dimasukkan ke dalam air garam. Osmosis merupakan suatu fenomena alami,
tapi dapat dihambat secara buatan dengan meningkatkan tekanan pada bagian
dengan konsentrasi pekat yang lebih encer.
BAB III
METODE PENELITIAN
3.1 Waktu dan Tempat
Waktu : Senin, 1 September-Minggu 7 September
Tempat : Di Rumah / Individu
3.2 Alat / Bahan
·
Wortel
·
Garam
·
3 Gelas
·
Air
3.3 Cara
Kerja
1. Siapkan
3 gelas
2. Kemudian
masukkan masing-masing air dalam gelas tersebut
3. Untuk
gelas pertama tidak masuk garam dalam gelas tersebut. Gelas kedua dimasukkan
garam sebanyak 3 sendok, dan gelas ketiga dimasukkan garam sebanyak 5 sendok
4. Masukan
wortel yang telah berisi garam dan tidak berisi garam tersebut ke dalam gelas
yang berisi air.
5. Amati
perubahan ukuran wortel pada larutan air tersebut.
BAB
IV
TABEL PENGAMATAN DAN
PEMBAHASAN
4.1 Tabel Pengamatan
Hari
ke 1
Gelas Wortel
|
Pagi
|
Siang
|
Malam
|
1
|
Warna airnya
jernih, tidak mengkerut. ukuran airnya 11,6 cm dan ukuran wortelnya 10 cm
|
Warna airnya
jernih, tidak mengkerut. ukuran airnya 11,6 cm dan ukuran wortelnya 10 cm
|
Warna airnya
jernih, tidak mengkerut. ukuran airnya 10,6 cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
2
|
Warna air di dalam larutan garam
tidak mengkerut. Ukuran airnya 11,7 cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna air di dalam larutan garam
tidak mengkerut. Ukuran airnya 11,7 cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna air di dalam larutan garam
tidak mengkerut. Ukuran airnya 11,7 cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
3
|
Warna air di
dalam larutan garam tidak mengkerut. Ukuran airnya 12,4 cm dan ukuran
wortelnya 11 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam tidak mengkerut. Ukuran airnya 12,4 cm dan ukuran
wortelnya 11 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam tidak mengkerut. Ukuran airnya 12,4 cm dan ukuran
wortelnya 11 cm
|
Hari ke 2
Gelas Wortel
|
Pagi
|
Siang
|
Malam
|
1
|
Warna airnya
jernih, tidak mengkerut. Wortel nya mengapung. ukuran airnya 11,6 cm dan
ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna airnya
jernih, tidak mengkerut. Wortel nya mengapung. ukuran airnya 11,6 cm dan
ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna airnya
jernih, tidak mengkerut. Wortel nya mengapung. ukuran airnya 11,6 cm dan
ukuran wortelnya 11 cm
|
2
|
Warna air di
dalam larutan garam tidak mengkerut. Ukuran airnya berkurang menjadi 11,5 cm
dan ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam tidak mengkerut. Ukuran airnya berkurang menjadi 11,5 cm
dan ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam tidak mengkerut. Ukuran airnya berkurang menjadi 11,5 cm
dan ukuran wortelnya 11 cm
|
3
|
Warna air di
dalam larutan garam tidak mengkerut. Ukuran airnya berkurang menjadi 12 cm
dan ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam tidak mengkerut. Ukuran airnya berkurang menjadi 12 cm
dan ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam tidak mengkerut. Ukuran airnya berkurang menjadi 12 cm
dan ukuran wortelnya 11 cm
|
Hari
ke 3
Gelas Wortel
|
Pagi
|
Siang
|
Malam
|
1
|
Warna airnya
mulai tidak jernih, mulai mengkerut. Wortelnya mengapung ukuran airnya berkurang
menjdai 11,4 cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna airnya
tidak jernih, mulai mengkerut. Wortelnya mengapung. ukuran airnya 11,4 cm dan
ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna airnya
tidak jernih, mulai mengkerut. Wortelnya mengapung ukuran airnya 11,4 cm dan
ukuran wortelnya 11 cm
|
2
|
Warna air di
dalam larutan garam mulai sedikit mengkerut. Ukuran airnya berkurang menjadi
11,5 cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam mulai sedikit mengkerut.
Ukuran airnya 11,4 cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam tidak mengkerut. Ukuran airnya 11,4 cm dan ukuran
wortelnya 11 cm
|
3
|
Warna air di
dalam larutan garam mulai sedikit mengkerut. Ukuran airnya berkurang menjadi 11,8
cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam tidak mengkerut. Ukuran airnya 11,8 cm dan ukuran
wortelnya 11 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam mulai sedikit mengkerut. Ukuran airnya 11,8 cm dan ukuran
wortelnya 11 cm
|
Hari
ke 4
Gelas Wortel
|
Pagi
|
Siang
|
Malam
|
1
|
Warna airnya
tidak jernih, mulai mengkerut. Airnya berbusa dan wortelnya mengapung. ukuran
airnya berkurang menjadi 10,5 cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna airnya
tidak jernih, mulai mengkerut. Airnya berbusa dan wortelnya mengapung. ukuran
airnya berkurang menjadi 10,5 cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna airnya
tidak jernih, mulai mengkerut. Airnya berbusa dan wortelnya mengapung. ukuran
airnya berkurang menjadi 10,5 cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
2
|
Warna air di dalam
larutan garam mengkerut. Wortelnya
mengapung Ukuran airnya 10,4 cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam mengkerut.
Wortelnya mengapung Ukuran airnya 10,4 cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam mengkerut.
Wortelnya mengapung Ukuran airnya 10,4 cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
3
|
Warna air di
dalam larutan garam mengkerut.
Airnya berbusa Ukuran airnya berkurang
menjadi 11 cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam mengkerut.
Airnya berbusa Ukuran airnya berkurang
menjadi 11 cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam mengkerut.
Airnya berbusa Ukuran airnya berkurang
menjadi 11 cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
Hari
ke 5
Gelas Wortel
|
Pagi
|
Siang
|
Malam
|
1
|
Warna airnya tidak
jernih, mulai mengkerut. Airnya berbusa ukuran airnya berkurang menjadi 10,2
cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna airnya tidak
jernih, mulai mengkerut. Airnya berbusa. Wortelnya mengapung. ukuran airnya
berkurang menjadi 10 cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna airnya tidak
jernih, mulai mengkerut. Airnya berbusa. Wortelnya mengapung. ukuran airnya menjadi
10 cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
2
|
Warna air di
dalam larutan garam mengkerut. Airnya
berbusa. Wortelnya mengapung Ukuran airnya berkurang menjadi 10,3 cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam mengkerut. Airnya berbusa. Wortelnya mengapung Ukuran
airnya berkurang menjadi 10,3 cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam mengkerut. Airnya berbusa. Wortelnya mengapung. Ukuran
airnya menjadi 10,3 cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
3
|
Warna air di
dalam larutan garam mengkerut. Airnya berbusa. Ukuran airnya berkurang menjadi 10,7 cm dan
ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam mengkerut. Airnya berbusa. Wortelnya mengapung Ukuran airnya menjadi 10,7 cm dan ukuran wortelnya 11 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam mengkerut. Airnya berbusa. Wortelnya mengapung. Ukuran airnya menjadi 10 cm dan ukuran
wortelnya 11 cm
|
Hari
ke 6
Gelas Wortel
|
Pagi
|
Siang
|
Malam
|
1
|
Warna airnya
tidak jernih, mulai mengkerut. Airnya berbusa ukuran airnya berkurang menjadi
10 cm dan ukuran wortelnya 10 cm
|
Warna airnya
tidak jernih, mulai mengkerut. Airnya berbusa. Wortelnya mengapung. ukuran airnya
berkurang menjadi 10 cm dan ukuran wortelnya 10 cm
|
Warna airnya
tidak jernih, mulai mengkerut. Airnya berbusa. Wortelnya mengapung. ukuran
airnya menjadi 10 cm dan ukuran wortelnya 10 cm
|
2
|
Warna air di
dalam larutan garam mengkerut. Airnya berbusa.
Wortelnya mengapung Ukuran airnya berkurang menjadi 10,2 cm dan ukuran wortelnya 10 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam mengkerut. Airnya berbusa. Wortelnya mengapung Ukuran
airnya berkurang menjadi 10,2 cm dan ukuran wortelnya 10 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam mengkerut. Airnya berbusa. Wortelnya mengapung. Ukuran
airnya menjadi 10,2 cm dan ukuran wortelnya 10 cm
|
3
|
Warna air di
dalam larutan garam mengkerut. Airnya berbusa. Ukuran airnya berkurang menjadi 10,6 cm dan
ukuran wortelnya 10 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam mengkerut. Airnya berbusa. Wortelnya mengapung Ukuran airnya menjadi 10,6 cm dan ukuran wortelnya 10 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam mengkerut. Airnya berbusa. Wortelnya mengapung. Ukuran airnya menjadi 10,5 cm dan ukuran
wortelnya 10 cm
|
Hari
ke 7
Gelas Wortel
|
Pagi
|
Siang
|
Malam
|
1
|
Warna airnya
tidak jernih, mulai mengkerut. Airnya berbusa ukuran airnya berkurang menjadi
9,8 cm dan ukuran wortelnya 10 cm
|
Warna airnya
tidak jernih, mulai mengkerut. Airnya berbusa. Wortelnya mengapung. ukuran
airnya berkurang menjadi 9,8 cm dan ukuran wortelnya 10 cm
|
Warna airnya
tidak jernih, mulai mengkerut. Airnya berbusa. Wortelnya mengapung. ukuran
airnya menjadi 9,5 cm dan ukuran wortelnya 10 cm
|
2
|
Warna air di dalam larutan
garam mengkerut. Airnya berbusa.
Wortelnya mengapung Ukuran airnya berkurang menjadi 10 cm dan ukuran wortelnya 10 cm
|
Warna air di dalam larutan garam
mengkerut. Airnya berbusa. Wortelnya mengapung Ukuran airnya berkurang
menjadi 10 cm dan ukuran wortelnya 10 cm
|
Warna air di dalam larutan garam
mengkerut. Airnya berbusa. Wortelnya mengapung. Ukuran airnya menjadi 10 cm
dan ukuran wortelnya 10 cm
|
3
|
Warna air di
dalam larutan garam mengkerut. Airnya berbusa. Ukuran airnya berkurang menjadi 10,4 cm dan
ukuran wortelnya 10 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam mengkerut. Airnya berbusa. Wortelnya mengapung Ukuran airnya menjadi 10,4 cm dan ukuran wortelnya 10 cm
|
Warna air di
dalam larutan garam mengkerut. Airnya berbusa. Wortelnya mengapung. Ukuran airnya menjadi 10,3 cm dan ukuran
wortelnya 10 cm
|
4.2 Pembahasan
Berdasarkan hasil
pengamatan, berat potongan dan wortel
setelah perendaman pada larutan gula dan garam berkurang. Perendaman pada
larutan garam yang prosentasinya lebih besar, menghasilkan kondisi dan wortel yang lebih lembek, tetapi keduanya
menunjukkan pengurangan berat.
Saat wortel direndam dalam
larutan gula dan garam, akan terjadi perpindahan air secara osmosis
dari sel-sel wortel keluar menuju ke larutan tersebut.
Perpindahan air ini terjadi karena sel-sel wortel hipotonis terhadap larutan
gula yang hipertonis.
Sedangkan perendaman potongan wortel yang direndam pada aquades beratnya
juga berkurang (berdasarkan pengamatan). Hal ini tidak sesuai dengan teori,
karena seharusnya, potongan wortel yang direndam di air akan bertambah
beratnya. Air dari larutan masuk ke dalam sel-sel kentang dan wortel,
karena sel-sel kentang hipertonis dibandingkan air. Akibat masuknya air ini
menyebabkan isi sel bertambah, dan sel dalam keadaan turgid (tekanan turgor
tinggi). Inilah yang menyebabkan wortel menjadi keras dan beratnya bertambah.
Pengamatan wortel yang direndam pada larutan garam memiliki rata-rata
pengurangan berat yang kurang dari 5 %. Akan tetapi, berdasarkan teori,
seharusnya pengurangan berat dapat mencapai 12 %.
Ketidaksesuaian hasil pengamatan dengan teori yang benar, dipengaruhi
beberapa faktor, antara lain : pengukuran berat yang tidak teliti, serta waktu
untuk mengeringkan rendaman potongan wortel setelah dikeluarkan kurang lama.
Ada kalanya proses osmosis juga dapat membahayakan sel. Jika
sel terdapat pada larutan yang hipotonik, maka sel tersebut akan mendapatkan
banyak air, sehingga dapat menyebabkan lisis (pada sel hewan), atau turgiditas
tinggi (pada sel tumbuhan). Sebaliknya jika sel berada pada larutan
hipertonik, maka sel banyak kehilangan molekul air, sehingga sel menjadi kecil
(krenasi) dan dapat menyebabkan kematian.
BAB
V
KESIMPULAN
DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Osmosis merupakan bergeraknya air dari larutan yang
konsentrasinya lebih rendah ke konsentrasi yang lebih tinggi. Dalam praktikum
yang telah kami lakukan, dapat disimpulkan bahwa wortel yang dimasukkan ke
dalam larutan garam mengalami penurunan berat dari berat semula. Hal ini
dikarenakan air yang berada dalam bahan memiliki konsentrasi lebih rendah dari
konsentrasi larutan diluarnya sehingga air yang berada dalam wortel tersebut
bergerak ke larutan di luarnya.
5.2 Saran
Saran yang dapat kami berikan pada praktikum ini
yaitu, sebaiknya agar memahami lebih jauh tentang proses osmosis perlu
dikembangkan lagi dan lebih lengkap untuk penelitiannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar